Air Radiator dan Coolant: Jangan Asal Isi Air Keran
Oleh Redaksi AvandaMobil · 05 Jun 2026
Sistem pendingin bekerja diam-diam menjaga mesin dari panas berlebih. Perlakuan salah di sini adalah jalan pintas menuju overheat dan turun mesin.
Kenapa harus coolant, bukan air biasa
Coolant diformulasikan dengan titik didih lebih tinggi, anti karat, dan anti kerak. Air keran mengandung mineral yang menumpuk menyumbat kisi radiator serta memicu korosi di jalur pendingin dan water pump.
Perawatan rutin
Cek level di tabung reservoir saat mesin dingin - jaga antara MIN dan MAX. Kuras dan ganti coolant sesuai interval buku servis (umumnya tiap 40.000-80.000 km atau beberapa tahun, tergantung jenis coolant).
Tanda masalah pendinginan
Indikator suhu merangkak naik, level reservoir cepat berkurang, ada tetesan hijau/merah di lantai garasi, atau bau manis coolant di ruang mesin. Jangan buka tutup radiator saat mesin panas - semburan uapnya berbahaya.
Darurat di jalan dan coolant habis? Air bersih boleh sebagai pertolongan sementara - tapi segera kuras dan isi coolant yang benar setelahnya.